|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : dasmun
RENGAT - Kondisi kabut asap diatas udara wilayah Inhu semakin pekat akibat kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Hal tersebut memaksa sekolah untuk memulangkan pelajarnya lebih awal pada, Selasa (10/9).
Dampak Karhutla tersebut membuat semakin memburuknya kualitas udara di Kabupaten Inhu. Selanjutnya Pemkab Inhu mengambil kebijakan untuk meliburkan seluruh sekolah dari TK sampai SMP.
Kebijakan tersebut dilaksanakan setelah adanya keputusan rapat yang dipimpin Wakil Bupati Khairizal dan sejumlah pejabat terkait, Selasa (10/9). Rapat saat itu dihadiri Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kantor Kantor Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Israel Semakin Brutal, Sekutu Gerah dan Palestina Berdarah
Breaking News: Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti, Asap dan Teriakan Gegerkan Warga Sekitar
Wabup Khairizal menyebutkan, berdasarkan pertimbangan Dinas Kesehatan, udara di Inhu sudah tidak sehat akibat asap karhutla yang semakin pekat. "Aktivitas sekolah baru akan dimulai kembali setelah udara dinilai normal," terangnya.
Sementara untuk seluruh aparatus sipil negara (ASN) akan tetap masuk kantor seperti biasa. Hanya saja, apel pagi dan sore ditiadakan sampai udara kembali normal.