|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : okezone.com
JAKARTA - Sebanyak 13.747 personel gabungan Polri-TNI mengamankan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, bertepatan dengan sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, hari ini, Selasa (18/6/2019).
Puluhan ribu personel tersebut mengikuti apel pengamanan di depan gedung MK yang dipimpin Direktur Pengamanan Obyek Vital (Dir Pam Obvit) Polda Metro Jaya Kombes Pol FX Surya Kumara, Kapolres Jakpus Kombes Pol Harry Kurniawan dan Dandim 0501/JP Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana.
"Personel yang ada di Gedung MK sebanyak 13.747," kata Kapolres Jakpus, Harry Kurniawan di lokasi.
Bupati Siak Penuhi Janji ke Masyarakat Jadi Saksi di Sidang Konflik Tumang
Sidang Paripurna HUT ke-26 Siak, Bupati Afni Sebut Pentingnya Kolaborasi untuk Kesejahteraan Warga
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu berbondong-bondong menonton sidang langsung di Gedung MK. Hal itu karena keterbatasan tempat dan demi keamanan.
Sementara itu, Dir Pam Obvit Polda Metro Jaya, Kombes FX Surya menegaskan agar personel yang berjaga tidak menggunakan senjata api. Ia meminta komandan pasukan untuk mengecek kembali jajarannya.
"Seluruh personel dilarang menggunakan senpi, mohon untuk perwira lakukan pengecekan ulang," jelas Surya.
Sidang Korupsi APBD Pekanbaru, Risnandar Minta Hukuman yang Adil dan Sewajarnya
AKSI BELA SIAK Resmi Ajukan Amicus Curiae ke MK dan Siap Hadir di Sidang Sengketa Pilkada Siak
Sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 dilanjutkan hari ini, Selasa (18/6/2019) dengan agenda mendengarkan keterangan termohon dan pihak terkait. Termohon adalah KPU, pihak terkait ialah paslon 01 Jokowi-Maruf dan Bawaslu.*