|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : rls
Sir Harry merupakan Pembina Yayasan Pendidikan Dharma Tunas Bangsa. Ia terlahir dari keluarga sederhana, mengenyam pendidikan dari TK hingga SMEA di Kota Pekanbaru, dan melanjutkan pendidikan di ibu kota Jakarta, mengambil jurusan Ekomoni, Manajemen, dan Hukum Bisnis. Memulai karir sebagai karyawan di perusahaan multi nasional hingga memulai bisnis sendiri di tahun 1998 sampai sekarang dengan bendera Harmajaya Group yang bergerak di bidang usaha properti, jaringan komputer dan konveksi pakaian jadi.
Beliau pernah menerima Penghargaan Business Indonesian Awards tahun 2004 dan Young Entrepreneur Awards 2010. Beliau mempunyai prisip hidup "Kalau Mau, Yakin Pasti Bisa".
Dengan sikap yang low profile, Sir Harry bercerita tentang suka duka pengalaman dalam 3 tahun lebih menjalankan Sekolah Tunas Bangsa.
Emas Antam Terjun Bebas! Kini Cuma Rp 1,88 Juta per Gram
Terjungkal di Medan Tempur, F-16 Canggih Amerika Dilaporkan Hancur
Awalnya beliau berkunjung ke Sekolah Tunas Bangsa di bulan Februari 2016, dengan harapan kerja sama dalam hal pengadaan pakaian seragam sekolah, namun oleh pengelola sebelumnya justru ditawarkan kerja sama dalam pengelolaan sekolah.
Bidang Pendidikan bukanlah keahlian beliau, sehingga beberapa kali mengalami maju mundur dalam pengelolaan yang dipercayakan kepada orang lain.
Melihat hal tersebut, maka pada bulan Januari 2019 kemarin, beliau memutuskan untuk terjun full time dalam pengelolaan manajemen.
Dari ketegasan dan keberanian mengambil keputusan, Sekolah Tunas Bangsa kembali bangkit dan kini menuju Sekolah Favorit dengan bergabungnya kawan kawan tokoh masyarakat yang tergerak hatinya untuk peduli terhadap dunia pendidikan.
Sir Harry mengibaratkan dirinya sebagai sebatang lidi yang mudah dipatahkan, tapi kini lidi lidi berdatangan menjadi sebuah ikatan yang kuat dan tidak dapat dipatahkan.
Karyawan Bank BUMN di Dumai Nekad Bunuh Diri Terjun di Jembatan Tol Pekanbaru-Dumai
Longsor, Belasan Rumah Terjun ke Sungai di Tembilahan Hulu
Pohon tinggi yang berbuah bagus, angin pun akan bertiup kencang dan pasti banyak yang menginginkan buahnya, mereka akan berusaha melempar buahnya supaya jatuh.
Perumpamaan di atas dapat diibaratkan seperti Sekolah Tunas Bangsa.
Sir Harry menambahkan bahwa kunci sukses bukan pada kepandaian tapi harus dari kebajikan, apapun jika kebajikanmu bagus maka Tuhan akan memberikan jalan sukses untukmu.
Kepandaian, Harta dan Kekuasaan bagi Tuhan sesuatu yang dengan mudah dapat diambil atau diberikan, namun kebajikan akan dibawa hingga mati dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan.*