JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta tokoh buruh nasional, Said Iqbal, dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026) sore.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pelantikan tersebut akan digelar pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB dan menjadi salah satu agenda penting Presiden pada hari ini.
Dalam pelantikan tersebut, Nanik S Deyang akan resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Presiden Prabowo Minta Harga TBS Sawit Naik 10 Persen Ikuti Tren CPO Dunia
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Begini Respons Mantan Kepala BGN
Menurut Prasetyo, pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan program-program prioritas nasional yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain melantik Kepala BGN, Presiden juga dijadwalkan menunjuk Said Iqbal untuk membantu pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia yang selama ini aktif menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan pekerja hingga peningkatan kesejahteraan buruh.
Ryamizard Ryacudu, Jenderal Lapangan yang Menapaki Puncak TNI hingga Menjadi Menteri Pertahanan
Pemkab Kampar Matangkan Persiapan Kunjungan Kepala BPKP RI
Meski belum merinci nomenklatur jabatan yang akan diemban, Prasetyo menegaskan bahwa penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen Presiden untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan dunia kerja di Indonesia.
"Pemerintah ingin memastikan bahwa masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh menjadi salah satu prioritas utama yang terus diperjuangkan bersama," ujar Prasetyo.
Penunjukan tokoh buruh ke lingkaran kepresidenan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempererat komunikasi antara negara dan kalangan pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta ketenagakerjaan ke depan.
Prabowo Murka! Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Disebut Terorisme, Dalang Diburu
Pj Sekda Kampar Lantik Dua Pj Kades dan Tunjuk Satu Pjs Kepala Desa
Di tengah agenda pelantikan tersebut, Prasetyo juga menepis berbagai spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah tidak memiliki rencana melakukan pergantian pada posisi tersebut. Menurutnya, apabila Presiden memandang perlu adanya perubahan atau penyegaran kabinet, keputusan itu akan disampaikan secara resmi kepada publik pada waktunya.
Dengan agenda pelantikan ini, perhatian publik kini tertuju ke Istana Negara untuk menantikan arah baru kebijakan pemerintah, khususnya di bidang gizi nasional, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan buruh. *