KAMPAR UTARA – Harapan keluarga untuk menemukan Cepi Ahmad Munawar (32), korban yang tenggelam di aliran Sungai Kampar, masih terus menggantung. Hingga Senin (8/6/2026), korban belum berhasil ditemukan meski tim gabungan telah memasuki hari kedua pencarian di sekitar Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.
Sejak pagi hari, personel gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan BPBD kembali menyisir aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup kuat tersebut. Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyelaman hingga penyisiran menggunakan perahu di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan bahwa operasi pencarian hari kedua diawali dengan apel dan briefing yang dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WIB.
Buruh Asal Bandung Tenggelam Saat Mancing di Sungai Kampar, Hilang Terseret Arus di Pulau Kosiok
Rafale Resmi Mengudara, Pertahanan Udara RI Naik Kelas
Kegiatan tersebut dipimpin oleh tim Basarnas Pekanbaru dan diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Kampar, Basarnas Pekanbaru, serta BPBD Kabupaten Kampar.
"Setelah apel, tim langsung bergerak melakukan penyelaman dan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar yang menjadi lokasi korban diduga tenggelam," ujar Kapolsek.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga berita ini diturunkan korban masih belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya menelusuri area pencarian dengan harapan dapat segera menemukan korban.
Pencarian Dua Hari Berakhir Duka, Rahmadani Ditemukan Tersangkut di Kerambah
Arus Sungai Kampar Mengganas, Tim Gabungan Berjibaku Cari Bocah 13 Tahun yang Tenggelam
Peristiwa nahas itu terjadi pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang memancing di sekitar Pulau Kosiok.
Setelah beberapa waktu memancing, korban bersama rekannya, Dede Olah Nurdiansyah, turun ke sungai untuk mandi. Tanpa disadari, keduanya terseret arus deras Sungai Kampar yang mengarah ke bagian sungai yang lebih dalam.
Dalam kondisi panik, keduanya berusaha menyelamatkan diri. Dede berhasil bertahan dan akhirnya diselamatkan warga yang datang memberikan pertolongan. Namun korban diduga tidak mampu berenang sehingga tenggelam dan hilang terbawa arus.
Ratusan Warga Korban Kebakaran di Pulau Kijang Terima Bantuan Sembako dari BPBD Inhil
Korban Pembacokan di UIN Suska Mulai Sadar, Polisi Lanjutkan Proses Hukum
Teriakan minta tolong dari rekan korban yang masih berada di lokasi memancing sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berusaha memberikan bantuan, namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan.
Dede kemudian dilarikan ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan perawatan medis dan kini telah diperbolehkan pulang.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar masih terus berlangsung. Tim gabungan berharap kondisi cuaca dan arus sungai mendukung proses pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan.
Bupati Siak Tinjau Korban yang Trauma Akibat Ambruknya Bangunan Tangsi Belanda
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
Kapolsek Kampar menegaskan situasi selama proses pencarian berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Pihaknya juga memastikan perkembangan terbaru dari operasi pencarian akan terus disampaikan kepada masyarakat. *