HOME / Hukum

Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian

Senin, 8 Juni 2026 | 15:31:04 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Arif
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian - Pekanbaruexpress
Personel gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan BPBD kembali menyisir aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup kuat untuk mencari keberadaan korban. {Foto: Arif)

KAMPAR UTARA – Harapan keluarga untuk menemukan Cepi Ahmad Munawar (32), korban yang tenggelam di aliran Sungai Kampar, masih terus menggantung. Hingga Senin (8/6/2026), korban belum berhasil ditemukan meski tim gabungan telah memasuki hari kedua pencarian di sekitar Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.

Sejak pagi hari, personel gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan BPBD kembali menyisir aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup kuat tersebut. Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyelaman hingga penyisiran menggunakan perahu di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan bahwa operasi pencarian hari kedua diawali dengan apel dan briefing yang dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca :

Kegiatan tersebut dipimpin oleh tim Basarnas Pekanbaru dan diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Kampar, Basarnas Pekanbaru, serta BPBD Kabupaten Kampar.

"Setelah apel, tim langsung bergerak melakukan penyelaman dan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar yang menjadi lokasi korban diduga tenggelam," ujar Kapolsek.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga berita ini diturunkan korban masih belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya menelusuri area pencarian dengan harapan dapat segera menemukan korban.

Baca :

Peristiwa nahas itu terjadi pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang memancing di sekitar Pulau Kosiok.

Setelah beberapa waktu memancing, korban bersama rekannya, Dede Olah Nurdiansyah, turun ke sungai untuk mandi. Tanpa disadari, keduanya terseret arus deras Sungai Kampar yang mengarah ke bagian sungai yang lebih dalam.

Dalam kondisi panik, keduanya berusaha menyelamatkan diri. Dede berhasil bertahan dan akhirnya diselamatkan warga yang datang memberikan pertolongan. Namun korban diduga tidak mampu berenang sehingga tenggelam dan hilang terbawa arus.

Baca :

Teriakan minta tolong dari rekan korban yang masih berada di lokasi memancing sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berusaha memberikan bantuan, namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan.

Dede kemudian dilarikan ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan perawatan medis dan kini telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar masih terus berlangsung. Tim gabungan berharap kondisi cuaca dan arus sungai mendukung proses pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan.

Baca :

Kapolsek Kampar menegaskan situasi selama proses pencarian berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Pihaknya juga memastikan perkembangan terbaru dari operasi pencarian akan terus disampaikan kepada masyarakat. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah

Artikel Popular
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB