Menurut Herman, kru kapal berusaha melakukan manuver penghindaran agar tidak tertangkap pasukan Israel. Ia menyebut situasi saat itu sangat tegang namun para relawan tetap bertahan menjalankan misi kemanusiaan.
Sementara itu, laporan terbaru dari Global Sumud Flotilla menyebut beberapa kapal lain masih belum terkonfirmasi dicegat. Di antaranya Alcyone, Cabo Blanco, Elengi, Girolama, dan Kasr-i-Sadabad.
Dua relawan Indonesia lain juga berada dalam armada tersebut, yakni Hendro Prasetyo dari SMART 171 dan Asad Aras Muhammad dari Spirit of Aqsa.
Mulai Besok, Ekspor Batubara Wajib Lapor ke Danantara
Utang RI Nyaris Rp10.000 Triliun, Kemenkeu: Indonesia Masih Jauh dari Lampu Merah
Berdasarkan data pelacakan armada, salah satu kapal terakhir dihentikan Israel saat berada sekitar 82 mil laut atau sekitar 150 kilometer dari wilayah Gaza. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kondisi seluruh relawan yang berada di kapal tersebut. *
Sumber: Republika