“Kami menyambut baik masukan dan rekomendasi dari BPKP. Ini menjadi bahan evaluasi penting dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan PAD,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, peningkatan PAD membutuhkan inovasi dan optimalisasi potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal. Karena itu, sinergi dengan BPKP diharapkan dapat memberikan arahan strategis dalam pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah.
Sementara itu, Evenri Sihombing menegaskan kesiapan BPKP untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya dalam implementasi rekomendasi serta penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar Apresiasi Antusiasme ASN Ikuti Seleksi JPT Pratama 2026
Kampar Kembali Gelar Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Seri 3 Riau 2026
Ia menjelaskan bahwa optimalisasi PAD dapat dilakukan melalui peningkatan efektivitas pemungutan, digitalisasi sistem pendapatan, serta penguatan pengawasan terhadap potensi pendapatan daerah.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara Pemkab Kampar dan BPKP Riau guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.