“Kondisinya sangat padat. Ini tentu tidak baik, baik dari sisi pembinaan maupun kemanusiaan,” katanya.
Ia juga berdialog dengan warga binaan dan mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban serta memanfaatkan masa hukuman untuk memperbaiki diri.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Siak telah menyiapkan lahan hibah seluas lima hektare yang akan diserahkan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk pembangunan lapas baru.
Menurut Afni, relokasi ke fasilitas yang lebih luas diharapkan mampu mengurai kepadatan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan. Warga binaan nantinya dapat memperoleh pelatihan keterampilan produktif seperti bengkel dan kegiatan kerja lainnya.
BSP Siap Dukung Normalisasi Kanal untuk Penanganan Banjir di Jalur Siak–Buton
Robi Junipa Terpilih Pimpin BSP, Bupati Siak Sebut Keputusan Berdasarkan Proses Transparan dan Profesional
Kunjungan tersebut sebelumnya direncanakan bersama anggota Komisi III DPR RI, Rahul. Meski berhalangan hadir, Afni memastikan aspirasi terkait kondisi Lapas Siak tetap akan diperjuangkan ke tingkat kementerian.
“Bagaimanapun mereka adalah manusia yang memiliki hak. Dengan fasilitas yang lebih layak, mereka punya kesempatan untuk berubah dan kembali bermanfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.*