“Kita berharap H-9 Idul Fitri pekerjaan penimbunan jalan sudah selesai hingga kondisi Base B. Targetnya Kamis, 12 Maret 2026 jalan ini sudah bisa dibuka tanpa sistem buka tutup,” ujar Zukri di sela peninjauan.
Ia mengatakan percepatan pekerjaan tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi Jalintim Sumatera.
“Ini bentuk perhatian kita bersama agar masyarakat yang mudik dapat melintas dengan lebih nyaman dan aman untuk bertemu keluarga di kampung halaman,” katanya.
Zukri juga mengingatkan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah berkoordinasi dengan BPJN Riau dan kontraktor agar memaksimalkan pengerjaan rekonstruksi jalan nasional tersebut.
Robi Junipa Terpilih Pimpin BSP, Bupati Siak Sebut Keputusan Berdasarkan Proses Transparan dan Profesional
Bersama SKK Migas dan BPKP, Penentuan Direktur BSP Kini di Tangan Bupati Siak
Ruas Jalintim Km 74 hingga Km 83 diketahui kerap menjadi titik rawan banjir saat musim hujan, sehingga sering mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama penghubung Sumatera tersebut.
“Saat ini kita menggesa pekerjaan hingga tahap Base B untuk mendukung kelancaran arus mudik dan libur Lebaran. Mudah-mudahan ini memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya pengguna Jalan Lintas Timur,” ujarnya.