TAMBANG – Bupati Kampar Ahmad Yuzar meninjau langsung kesiapan lokasi peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Sabtu (7/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan semua fasilitas, akses jalan, dan persiapan acara siap menjelang peresmian yang rencananya akan diresmikan oleh Kapolri dalam waktu dekat.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar hadir bersama rombongan untuk memeriksa kondisi Jembatan Merah Putih Presisi serta fasilitas pendukung di lokasi peresmian. Peninjauan ini mencakup pengecekan akses jalan, area acara, dan titik-titik yang akan digunakan untuk penyambutan tamu undangan.
“Kita ingin memastikan semua persiapan berjalan lancar, mulai dari kondisi jembatan, akses jalan, hingga pengaturan lokasi acara,” ujar Ahmad Yuzar.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar Apresiasi Antusiasme ASN Ikuti Seleksi JPT Pratama 2026
Kampar Kembali Gelar Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Seri 3 Riau 2026
Bupati menekankan bahwa Jembatan Merah Putih Presisi memiliki peran strategis bagi masyarakat. Keberadaan jembatan diharapkan meningkatkan akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Tambang dan sekitarnya.
“Jembatan ini merupakan sarana penting bagi masyarakat. Setelah diresmikan oleh Kapolri, kita harapkan jembatan ini dapat dimanfaatkan maksimal untuk kepentingan warga dan konektivitas antarwilayah,” tambahnya.
Selain meninjau kondisi jembatan, Bupati Kampar juga memantau lokasi kegiatan peresmian, termasuk area penyambutan tamu, pengaturan lalu lintas, dan keamanan. Koordinasi dilakukan dengan panitia serta pihak terkait agar acara berjalan tertib dan aman.
Robi Junipa Terpilih Pimpin BSP, Bupati Siak Sebut Keputusan Berdasarkan Proses Transparan dan Profesional
Bersama SKK Migas dan BPKP, Penentuan Direktur BSP Kini di Tangan Bupati Siak
Pemerintah Kabupaten Kampar bersama kepolisian dan unsur terkait terus mematangkan persiapan menjelang peresmian. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pengembangan infrastruktur dan kemajuan ekonomi di Kabupaten Kampar.*