PEKANBARU--Wali Kota Agung Nugroho menyebut realisasi perbaikan jalan di Pekanbaru pada 2025 melampaui target yang ditetapkan. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Al Muhajirin, Kecamatan Tuah Madani, Selasa (24/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar memaparkan sejumlah capaian pembangunan di hadapan warga yang memadati masjid di Jalan Taman Karya.
Menurut Agung, Pemko awalnya menargetkan perbaikan 20 kilometer jalan rusak sepanjang 2025. Namun hingga akhir tahun, realisasi melalui sistem overlay mencapai 42 kilometer.
12 Gajah Liar Masuk Perkebunan di Rumbai, Tim Gabungan Lakukan Penghalauan
Api Hanguskan 60 Hektare Lahan di Pelalawan, Pemadaman Masih Berlangsung
“Alhamdulillah target terlampaui. Ini bentuk komitmen kami menjawab keluhan masyarakat terkait jalan rusak,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Pemko Pekanbaru juga menggesa penanganan banjir, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta penataan parkir agar lebih tertib. Ia menegaskan program prioritas difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Kehadiran wali kota di wilayah Tuah Madani itu disambut antusias warga. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid dan Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung.
Rupiah Terpukul! Dolar AS Tembus Rp17.600, Ancaman Ekonomi dan PHK Mulai Menghantui
Bupati Siak Jajaki Pendirian UNU Pertama di Riau dan Sekolah Rakyat di Mempura
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Pemko juga menyalurkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp100 juta, satu unit televisi 43 inci, bantuan pendidikan, kursi roda, serta bantuan dari Baznas. Dukungan CSR dari pemerintah kota bersama Bank Riau Kepri Syariah senilai Rp10 juta turut diserahkan.
Melalui Safari Ramadan, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap komunikasi dengan masyarakat semakin erat sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembangunan kota.
Jika Anda ingin judul yang lebih politis (menonjolkan kinerja) atau lebih sosial (menonjolkan bantuan dan Safari Ramadan), saya bisa buatkan alternatif lain.*