Selain memperkenalkan sejarah dan budaya, museum juga difungsikan sebagai tempat pendidikan kejurnalistikan bagi pelajar, mahasiswa, dan wartawan.
Di sana akan ditampilkan berbagai alat yang digunakan oleh wartawan dari berbagai generasi.
“Ada alat-alat cetak, alat tulis, serta berbagai peralatan lainnya yang juga digunakan oleh media online,” pungkasnya.
Ketua SMSI Firdaus menambahkan, peletakan batu pertama pembangunan Museum SMSI tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan pers.
Bupati Kampar Instruksikan Hewan Kurban 2026 Diprioritaskan untuk Desa Minim Kurban
1.071 KPM di Kampar Utara Terima KKS Tahap I 2026, Wabup Misharti Tekankan Bantuan Tepat Sasaran
Masyarakat pers di seluruh Provinsi Banten akan menjadikan tempat ini sebagai ruang belajar kejurnalistikan.
“Nanti dilengkapi dengan fasilitas jurnalis boarding school, museum, serta monumen. Itu satu kesatuan,” pungkasnya.