Terkait tugas pokok, Pangdam menegaskan bahwa Kodam XIX/TT menjalankan fungsi pertahanan melalui perencanaan berbasis skema kontinjensi guna menghadapi berbagai potensi ancaman, baik konvensional maupun nonkonvensional, selaras dengan strategi pertahanan nasional.
Selain itu, Kodam juga berperan aktif dalam penanganan bencana dan tugas-tugas kemanusiaan. Mayjen Agus mencontohkan keterlibatan TNI dalam penanganan bencana hidrometeorologi serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Dalam konteks tersebut, peran pers dinilai sangat penting sebagai penyeimbang informasi di tengah dinamika wilayah yang memiliki beragam potensi persoalan. Pangdam mengingatkan insan pers untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan kode etik jurnalistik.
Bupati Kampar Pimpin Upacara HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
1.071 KPM di Kampar Utara Terima KKS Tahap I 2026, Wabup Misharti Tekankan Bantuan Tepat Sasaran
“Pemberitaan yang tidak berimbang dan tanpa klarifikasi dapat membentuk opini yang keliru dan berdampak pada kondusivitas wilayah. Oleh karena itu, konfirmasi dan klarifikasi menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.
Ia berharap komunikasi antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan insan pers dapat terus terjalin secara terbuka dan dilandasi saling percaya demi menjaga keamanan, kenyamanan, serta stabilitas wilayah Riau dan Kepulauan Riau.