|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rea
“Kami mencoba memastikan para pemain mengerti apa yang diharapkan dari mereka. Namun kenyataannya, itu belum cukup untuk mengalahkan lawan-lawan yang levelnya jauh di atas,” tutup Pastoor.
Meski demikian, banyak pihak menilai kejujuran Pastoor menjadi cermin bahwa reformasi sepak bola Indonesia masih panjang. Ambisi besar sah-sah saja, tapi diperlukan fondasi kuat agar mimpi Piala Dunia tak hanya jadi jargon sementara. *