Tak hanya lembaga, banyak figur besar dunia seni turut menandatangani deklarasi ini, termasuk pelukis Marlene Dumas, penulis Tom Lanoye, sejarawan David Van Reybrouck, penulis Ramsey Nasr, dan sosiolog Sinan Cankaya.
Dalam pernyataannya, para seniman mengutuk serangan terhadap sekolah, masjid, gereja, perpustakaan, dan situs warisan budaya di Gaza, yang disebut turut menewaskan jurnalis, tenaga medis, dan pekerja kemanusiaan.
Deklarasi juga menyoroti kondisi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, di mana rakyat Palestina disebut semakin menderita akibat penindasan dan penggusuran sistematis selama puluhan tahun.
Ratusan Warga Korban Kebakaran di Pulau Kijang Terima Bantuan Sembako dari BPBD Inhil
Petang Megang Perdana Depan Istana Siak Berbalut Budaya Melayu
Mereka mengingatkan bahwa boikot budaya pernah memainkan peran penting dalam mengakhiri rezim apartheid di Afrika Selatan. Kini, mereka berharap langkah serupa dapat memberi tekanan global terhadap Israel.
Dalam bagian penutupnya, deklarasi tersebut menegaskan bahwa aksi ini hanyalah satu langkah kecil dari perjuangan besar.