|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
PEKANBARU – Dinas Pendidikan Provinsi Riau kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di Bumi Lancang Kuning tetap mendapatkan hak pendidikan. Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, masyarakat diimbau segera mempersiapkan semua syarat yang dibutuhkan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan bahwa pemerintah tidak ingin ada satu pun lulusan SMP yang terhenti pendidikannya hanya karena persoalan biaya atau akses sekolah.
“Anak-anak Riau punya hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Pemerintah hadir untuk memastikan itu. Tidak ada alasan untuk berhenti sekolah,” ujar Erisman saat ditemui di kantor Disdik Riau, Senin (16/6/2025).
Dekatkan Layanan ke Generasi Muda, Imigrasi Pekanbaru Hadir di SMK Negeri 5 Pekanbaru
Bobibos: Bensin Nabati dari Jerami, Inovasi Anak Negeri Menuju Energi Bersih
Pelaksanaan SPMB SMA/SMK negeri akan dibuka dalam dua tahap. 21–24 Juni 2025: Aktivasi akun siswa. 24–29 Juni 2025: Proses pendaftaran ke sekolah pilihan. 2 Juli 2025: Pengumuman hasil seleksi
Tahun ini, kata Erisman, terjadi perubahan signifikan dalam skema penerimaan berdasarkan Peraturan Gubernur KPTS.275/III/2025. Kuota penerimaan dibagi sebagai jalur zonasi (domisili) 30%. Jalur prestasi: minimal 35% (termasuk tambahan kuota 5%). Jalur afirmasi minimal 30% (untuk siswa tidak mampu). Jalur perpindahan tugas orang tua (mutasi) maksimal 5%.
Erisman juga memastikan bahwa bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, peluang melanjutkan pendidikan tetap terbuka lebar di sekolah swasta. Khusus bagi keluarga kurang mampu, pemerintah tetap menggratiskan biaya pendidikan di sekolah swasta yang ditunjuk.
Syarat Tinggi Prajurit TNI AD Kini Lebih Pendek, Ini Alasannya
Ketua DPRD Kampar Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Membangun Negeri dengan Kejaksaan
“Kami tidak membeda-bedakan. Kalau tidak diterima di sekolah negeri, sekolah swasta juga jadi solusi. Dan untuk yang kurang mampu, tetap gratis. Kami ingin semua anak tetap belajar, tak ada yang tertinggal,” tegasnya.
Dinas Pendidikan juga menjamin bahwa daya tampung sekolah di Riau mencukupi, baik negeri maupun swasta, untuk menampung seluruh lulusan SMP tahun ini.**